Cakrawala Belajar| 1 Juli 2026. Program Pengabdian
kepada Masyarakat Lingkungan Kampus (PKM-LK) yang diselenggarakan oleh Kampus 3
Universitas Negeri Malang (UM) Kota Blitar berhasil meningkatkan kompetensi
guru dalam memanfaatkan media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (30/5) ini diikuti oleh 13 guru SDN 2
Bendogerit sebagai mitra pengabdian dengan mengusung tema pemanfaatan majalah
sains digital berbasis kearifan lokal Kebon Rojo Blitar untuk menumbuhkan
kepedulian lingkungan siswa.
PKM LK di SDN 2 Bendogerit
Kegiatan PKM-LK
dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung
peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Program ini berangkat dari
hasil identifikasi kebutuhan mitra yang menunjukkan bahwa pembelajaran belum
sepenuhnya memanfaatkan media digital yang relevan dengan lingkungan sekitar
siswa. Oleh karena itu, tim PKM-LK menghadirkan pendampingan bagi guru agar
mampu mengintegrasikan teknologi pembelajaran dengan nilai-nilai kearifan lokal
Blitar.Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai
penggunaan majalah sains digital berbasis kearifan lokal, mengikuti pelatihan,
praktik penggunaan media, hingga pendampingan dalam merancang pembelajaran yang
kontekstual. Program kemudian dievaluasi melalui pre-test dan post-test untuk
mengukur efektivitas kegiatan.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada
seluruh indikator. Kepedulian lingkungan siswa meningkat dari 90 % menjadi 95 %,
kualitas pendampingan guru meningkat dari 82 % menjadi 94 %, sedangkan
kemampuan guru dalam memanfaatkan media digital meningkat dari 77 % menjadi 92 %.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendampingan yang diberikan mampu meningkatkan
kompetensi guru sekaligus memperkuat pembentukan karakter peduli lingkungan
pada siswa.
Majalah sains digital yang digunakan dalam kegiatan ini
mengangkat potensi Kebon Rojo Blitar sebagai representasi kearifan lokal.
Melalui media tersebut, guru diajak menghubungkan materi sains dengan kondisi
lingkungan sekitar sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, kontekstual,
dan mudah dipahami siswa. Pendekatan ini juga diharapkan dapat memperkuat
karakter peduli lingkungan sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal
sejak usia sekolah dasar.
Ketua tim PKM-LK berharap hasil kegiatan ini
tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara
berkelanjutan dalam proses pembelajaran di SDN 2 Bendogerit. Kolaborasi antara
Kampus 3 UM Kota Blitar dan sekolah mitra diharapkan menjadi contoh sinergi
antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan dasar dalam menghasilkan inovasi
pembelajaran yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Sumber : Dhya Nasywa
Editor : Surayanah


0 Komentar