Cakrawala Belajar | 28 Mei 2026. Mahasiswa Program Asistensi Mengajar (AM) Universitas Negeri Malang melaksanakan kegiatan praktik terbimbing di SDN 1 Bendo pada Rabu, 8 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di kelas 5 dengan jumlah 28 siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi sistem pernapasan manusia. Kegiatan praktik terbimbing ini menjadi salah satu bentuk implementasi program Asistensi Mengajar dalam memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa praktikan, Ananda Zahra, memperoleh bimbingan secara langsung dari Guru Pamong, Agustiningsih, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Surayanah. Kehadiran guru pamong dan dosen pembimbing memberikan arahan sekaligus evaluasi terhadap proses pembelajaran yang dilakukan mahasiswa praktikan agar kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik peserta didik di sekolah dasar.
Proses pembelajaran berlangsung dengan tertib, aktif, dan interaktif. Siswa tampak antusias mengikuti penjelasan materi mengenai sistem pernapasan manusia. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa praktikan menggunakan metode tanya jawab dan diskusi sederhana untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Antusiasme siswa terlihat dari keberanian mereka dalam menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta mengikuti instruksi yang diberikan selama proses belajar mengajar berlangsung.
Selain menyampaikan materi, mahasiswa praktikan juga berupaya menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan kondusif agar siswa lebih mudah memahami materi yang dipelajari. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa praktikan dan siswa menunjukkan adanya komunikasi yang baik sehingga pembelajaran dapat berlangsung secara efektif. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar mengelola kelas, mengatur strategi pembelajaran, serta menyesuaikan pendekatan mengajar dengan kebutuhan siswa sekolah dasar.
Praktik terbimbing ini juga melibatkan mahasiswa Asistensi Mengajar lainnya, yaitu Shava Mareta Aul’ya dan Rina Shofi Hidayah. Kehadiran mahasiswa lain dalam kegiatan tersebut turut mendukung kelancaran proses pembelajaran serta memberikan pengalaman kolaboratif dalam melaksanakan tugas sebagai calon pendidik.
Melalui kegiatan praktik terbimbing ini, mahasiswa memperoleh pengalaman secara langsung dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mengelola pembelajaran di kelas. Selain melatih kemampuan komunikasi dengan siswa, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai calon guru profesional. Program Asistensi Mengajar diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif, baik bagi mahasiswa maupun sekolah mitra, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah dasar.
Sumber : Ananda Zahra
Editor : Surayanah

0 Komentar